Friday, October 20, 2017

Apalah aku ini. (19 - 10 - 2017)

Kamu tau? rasanya memendam perasaan bertahun tahun? kamu ga bisa bilang sayang ke dia karena ada batasan yang ga mau kamu rusak, tapi kamu berharap kelak bisa menikahi dia, kamu bekerja mati matian, kamu berjuang mati matian, berharap mampu mengajaknya hidup layak kelak, tapi apa? pada akhirnya dia dilamar orang kan? orang yang disetujui sama orangtuanya, yang dibilang kehidupannya lebih baik, lalu apalah aku yang masih luntang lantung hidup ga jelas, berusaha mencari pekerjaan layak agar bisa duduk dihadapan kedua orangtuamu dan meminta agar diperbolehkan meminang putrinya? Apalah aku ini!...
Iya, aku salah, aku yang terlalu berharap, dan itu yang membuat ku sakit.,sesakit sakitnya, sedalam dalamnya, karena berharap setelah ini aku bisa menikahimu.
Andai aku tak serius, pasti akan kupinta kau menjadi pacarku, tapi karena begitu ku hargainya dirimu bahkan menatapmu pun aku tak mampu, aku memilih bersabar, dan memilih ingin menghalalkanmu, tapi takdir berkata lain, sembari aku berlayar di pulau yang jauh ini, berharap peruntungan yang baik, kabar itu pun datang darimu, bahwa kau akan segera di pinang oleh lelaki idaman bapakmu. Iya, aku bukan siapa siapa, aku hanya lelaki luntang lantung yang mengais rejeki di jalanan, yang sedang berjuang untuk membangun usahanya dari Nol. Apalah aku ini, mungkin hanya aku yang merasakan luka, hanya aku yg merasakan sakit, Apalah aku ini.

No comments:

Post a Comment